Gangguan besar terjadi pada sektor transportasi udara Amerika Serikat ketika pembatalan penerbangan AS melonjak drastis akibat badai musim dingin yang melanda sejumlah wilayah. Ribuan penumpang harus menghadapi perubahan jadwal mendadak, sementara beberapa bandara utama terlihat jauh lebih sepi dari biasanya.
Situasi tersebut membuat sejumlah terminal bandara yang biasanya ramai berubah hampir seperti kota hantu. Banyak penerbangan dibatalkan atau ditunda, sehingga aktivitas perjalanan udara di berbagai kota besar ikut terganggu.
Menurut data terbaru dari layanan pelacak penerbangan FlightAware, gangguan ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa waktu terakhir.
Ribuan Penerbangan Terganggu di Seluruh Amerika Serikat
Data menunjukkan bahwa pembatalan penerbangan AS mencapai angka yang cukup tinggi dibandingkan wilayah lain di dunia. Pada hari Minggu, sekitar 78 persen dari seluruh penerbangan global yang dibatalkan terjadi di Amerika Serikat.
Jumlah Pembatalan dan Penundaan yang Signifikan
Tercatat sekitar 2.842 penerbangan dibatalkan secara global, dan sebagian besar berasal dari jaringan penerbangan domestik Amerika.
Selain pembatalan, ribuan penerbangan lainnya juga mengalami penundaan. Setidaknya 6.826 penerbangan harus dijadwal ulang karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk operasi penerbangan normal.
Penundaan ini menimbulkan efek domino yang memengaruhi jadwal perjalanan di berbagai wilayah, termasuk penerbangan internasional yang terhubung dengan bandara di Amerika Serikat.
Dampak Terbesar di Wilayah Midwest
Gangguan terbesar dilaporkan terjadi di wilayah Midwest. Kota Chicago menjadi pusat utama dampak badai musim dingin tersebut.
Selain Chicago, beberapa kota lain juga terdampak cukup besar, di antaranya:
- Minneapolis
- Atlanta
- Denver
Kondisi cuaca ekstrem di kawasan tersebut membuat operasional bandara harus dibatasi demi alasan keselamatan.
Bandara Chicago Paling Terdampak
Bandara Internasional O’Hare Chicago menjadi salah satu lokasi dengan dampak paling besar dalam gelombang pembatalan penerbangan AS kali ini.
Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Menurut data dari FlyChicago, sekitar 790 penerbangan di bandara tersebut terdampak oleh gangguan cuaca.
Sebanyak 27 persen penerbangan keberangkatan harus dibatalkan, sementara sekitar 29 persen penerbangan kedatangan juga mengalami pembatalan.
Selain itu, ratusan penerbangan lainnya mengalami keterlambatan.
Waktu Tunggu Penumpang Meningkat
Bandara O’Hare juga mencatat setidaknya 839 penerbangan mengalami penundaan.
Rata-rata waktu tunggu penumpang mencapai sekitar 82 menit. Situasi ini membuat banyak penumpang harus menunggu lebih lama di terminal bandara.
Meskipun biasanya sangat ramai, beberapa area bandara terlihat jauh lebih sepi karena banyak penerbangan yang tidak beroperasi.
Baca Juga Artikel:
Isabella Steakhouse Jakarta: Restoran Itameshi Steak Premium
Minneapolis Alami Pembatalan Terbesar
Selain Chicago, Bandara Internasional Minneapolis–Saint Paul juga mengalami dampak yang sangat besar.
Persentase Pembatalan Sangat Tinggi
Menurut laporan FlightAware, sekitar 73 persen penerbangan keberangkatan dari bandara tersebut dibatalkan.
Sementara itu, sekitar 64 persen penerbangan kedatangan juga tidak dapat beroperasi.
Secara keseluruhan, bandara ini mencatat sekitar 726 penerbangan yang dibatalkan.
Terminal Bandara Terlihat Sepi
Media lokal melaporkan bahwa beberapa terminal di bandara Minneapolis tampak hampir kosong.
Jumlah staf yang bertugas di lokasi juga terbatas karena kondisi cuaca buruk yang masih berlangsung.
Pihak bandara sempat mengunggah pernyataan melalui media sosial yang menjelaskan kondisi tersebut.
Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa badai salju yang datang pada Sabtu malam menjadi penyebab utama gangguan operasional bandara.
Bandara Lain Juga Mengalami Gangguan
Dampak badai musim dingin tidak hanya dirasakan di Chicago dan Minneapolis.
Beberapa bandara utama lain di Amerika Serikat juga mengalami gangguan yang cukup signifikan.
Atlanta dan Denver Ikut Terdampak
Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta dilaporkan mengalami sedikitnya 227 penerbangan tertunda dan 87 penerbangan dibatalkan.
Sementara itu, Bandara Internasional Denver mencatat sekitar 466 penerbangan tertunda serta 60 penerbangan yang harus dibatalkan.
Gangguan ini memperlihatkan bagaimana satu sistem cuaca ekstrem dapat memengaruhi jaringan penerbangan dalam skala nasional.
Maskapai Beri Keringanan untuk Penumpang
Sejumlah maskapai besar di Amerika Serikat mulai memberikan kebijakan khusus bagi penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan AS.
Kebijakan ini bertujuan untuk membantu penumpang mengatur ulang perjalanan mereka tanpa dikenakan biaya tambahan.
Kebijakan United Airlines
United Airlines mengumumkan bahwa penumpang yang terdampak cuaca ekstrem dapat menjadwal ulang perjalanan tanpa biaya perubahan.
Namun penerbangan pengganti harus dilakukan dalam rentang waktu tertentu dan tetap menggunakan rute yang sama.
Kebijakan Maskapai Lain
Maskapai besar lainnya juga mengambil langkah serupa.
Delta Air Lines memberikan perpanjangan waktu perubahan tiket hingga 24 Maret 2026.
Sementara American Airlines memungkinkan penumpang mengganti jadwal perjalanan tanpa biaya perubahan selama pemesanan baru dilakukan sebelum 26 Maret 2026.
Gangguan cuaca ekstrem menunjukkan betapa rentannya sistem transportasi udara terhadap kondisi alam. Lonjakan pembatalan penerbangan AS tidak hanya berdampak pada penumpang domestik, tetapi juga memengaruhi jaringan perjalanan internasional.
Meskipun maskapai telah memberikan berbagai keringanan bagi penumpang, situasi ini tetap menjadi pengingat penting bahwa faktor cuaca masih menjadi tantangan besar dalam industri penerbangan global.