Keberadaan Pesawat Misterius PT DI kembali menjadi perhatian publik setelah dua unit pesawat yang terparkir sejak sekitar tahun 2005 masih belum diketahui pemilik sahnya. Selain memunculkan tanda tanya besar, kondisi tersebut juga menjadi salah satu kisah unik dalam dunia aviasi Indonesia.
Dua pesawat berwarna putih dengan aksen hijau itu berada di area PT Dirgantara Indonesia (PT DI), Bandung. Hingga kini, perusahaan pelat merah tersebut masih berupaya menelusuri asal-usul serta pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan kedua pesawat tersebut.
Awal Mula Keberadaan Dua Pesawat di PT DI
Menurut keterangan pihak PT DI, kedua pesawat tersebut masuk ke kawasan perusahaan sekitar tahun 2005.
Selain itu, pesawat tersebut membawa identitas berbeda. Salah satunya bertuliskan “Bouraq”, sedangkan unit lainnya memiliki tulisan “Camar”. Namun, belum ada kejelasan mengenai pihak terakhir yang memiliki kedua pesawat tersebut.
Kondisi Pesawat Saat Ini
Selama bertahun-tahun, kedua pesawat berada di area terbuka dan tidak tersimpan di hanggar.
Akibatnya, bagian luar pesawat terlihat kusam dan kurang terawat karena terus terkena panas matahari serta hujan.
Upaya PT DI Menelusuri Pemilik Pesawat Misterius PT DI
Pihak perusahaan telah melakukan berbagai langkah untuk menemukan pemilik sah kedua pesawat tersebut.
Selain mengirim surat kepada sejumlah pihak, PT DI juga melakukan penelusuran terhadap perusahaan yang pernah memiliki keterkaitan dengan pengadaan pesawat.
Sejumlah Pihak Sudah Dihubungi
Manajemen PT DI mengaku telah menghubungi PT ANI. Namun, perusahaan tersebut menyatakan tidak memiliki hubungan dengan kedua pesawat tersebut.
Sementara itu, PT DI juga mendatangi PT PANN untuk mencari informasi tambahan mengenai riwayat pengadaan pesawat.
Baca Juga Artikel:
Slot Deposit QRIS Paling Praktis dan Cepat 2026
PT PANN Tidak Mencatat Kedua Pesawat Sebagai Aset
Informasi awal menyebutkan bahwa PT PANN memiliki kaitan dengan pembiayaan pengadaan kedua pesawat tersebut.
Namun, kurator yang menangani proses likuidasi PT PANN menyampaikan bahwa mereka tidak menemukan catatan aset yang berkaitan dengan pesawat tersebut.
Status Kepemilikan Masih Menjadi Misteri
Hingga saat ini, belum ada dokumen resmi yang dapat menjelaskan kepemilikan terakhir kedua pesawat tersebut.
Karena itu, PT DI masih melanjutkan proses penelusuran secara legal.
Sayembara di Media Sosial Jadi Salah Satu Upaya
Untuk memperluas pencarian, PT DI memanfaatkan media sosial resmi perusahaan.
Selain itu, pengumuman tersebut menjadi bagian dari prosedur hukum sebelum perusahaan mengambil langkah berikutnya.
Harapan PT DI kepada Publik
PT DI berharap masyarakat dapat membantu memberikan informasi apabila mengetahui riwayat kedua pesawat tersebut.
Dengan demikian, perusahaan dapat menyelesaikan persoalan yang telah berlangsung selama dua dekade.
Kisah Langka dalam Dunia Penerbangan Indonesia
Kasus seperti ini tergolong sangat jarang terjadi di industri penerbangan nasional.
Selain menimbulkan rasa penasaran, keberadaan dua pesawat tanpa pemilik yang jelas juga menunjukkan pentingnya administrasi aset yang baik.
Menjadi Perhatian Pecinta Aviasi
Banyak penggemar dunia penerbangan ikut membahas kasus tersebut di media sosial.
Karena itu, kisah dua pesawat tersebut semakin menarik perhatian masyarakat luas.
Kesimpulan
Pesawat Misterius PT DI masih menyimpan banyak tanda tanya meski telah terparkir selama sekitar 20 tahun di kawasan PT Dirgantara Indonesia.
Sementara itu, perusahaan terus melakukan berbagai upaya untuk menemukan pemilik sah kedua pesawat tersebut. Publik pun berharap misteri yang telah berlangsung selama dua dekade ini segera terungkap.