Duka mendalam menyelimuti komunitas pendaki internasional setelah kabar Nirmal Purja meninggal dunia dalam tragedi longsoran salju di Broad Peak, Pakistan. Sosok yang akrab disapa Nims Dai itu dikenal sebagai salah satu pendaki paling berpengaruh dalam sejarah pendakian modern berkat berbagai pencapaian luar biasa yang menginspirasi dunia.
Kepergian Nirmal Purja tidak hanya meninggalkan kesedihan bagi keluarga dan rekan-rekannya, tetapi juga mendapat perhatian dari berbagai tokoh dunia. Salah satunya adalah Pangeran William yang menyampaikan penghormatan dan belasungkawa melalui media sosial. Pernyataan tersebut menjadi bukti besarnya pengaruh sosok Nims Dai dalam dunia petualangan dan pendakian gunung.
Pangeran William Beri Penghormatan untuk Nirmal Purja
Pangeran William mengungkapkan rasa kehilangan atas wafatnya pendaki kelahiran Nepal yang kemudian menjadi warga negara Inggris tersebut. Menurutnya, Nims Dai merupakan pribadi yang berhasil mengubah cara dunia memandang para pendaki Nepal melalui dedikasi dan prestasinya.
Ia juga mengenang perjalanan karier Nims yang dimulai dari pengabdian di Angkatan Bersenjata Inggris sebelum akhirnya dikenal sebagai salah satu pendaki terbaik di dunia.
Sosok yang Menginspirasi Banyak Orang
Dalam pernyataannya, Pangeran William menyebut bahwa semangat Nims Dai dalam mengejar hal-hal yang dianggap mustahil menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Selain memiliki kemampuan luar biasa di pegunungan, Nims juga dikenal rendah hati dan selalu membantu sesama pendaki ketika menghadapi kondisi darurat di gunung.
Perjalanan Karier yang Dipenuhi Rekor Dunia
Nama Nirmal Purja mulai dikenal luas setelah berhasil mencatat sejarah dengan menaklukkan 14 gunung berketinggian lebih dari 8.000 meter hanya dalam waktu enam bulan pada 2019.
Prestasi tersebut mematahkan rekor sebelumnya yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk diselesaikan. Keberhasilan itu kemudian diangkat dalam film dokumenter Netflix berjudul 14 Peaks: Nothing Is Impossible.
Dari Prajurit Hingga Pendaki Legendaris
Sebelum menjadi pendaki profesional, Nims mengabdi selama sekitar 16 tahun di militer Inggris.
Ia juga menjadi prajurit Gurkha pertama yang diterima dalam Special Boat Service (SBS), salah satu satuan elite militer Inggris. Pengalaman tersebut membentuk mental dan ketangguhan yang kemudian membantunya menghadapi berbagai ekspedisi ekstrem.
Baca Juga Artikel:
Phoenix Rises: Review Slot Hari Ini
Kronologi Tragedi di Broad Peak
Insiden tragis terjadi ketika rombongan ekspedisi melakukan pendakian menuju Broad Peak yang memiliki ketinggian lebih dari 8.000 meter di Pegunungan Karakoram, Pakistan.
Di tengah perjalanan, longsoran salju besar menghantam jalur pendakian sehingga tim kehilangan komunikasi dengan beberapa anggota ekspedisi.
Operasi pencarian segera dilakukan oleh otoritas Pakistan bersama berbagai organisasi pendakian. Namun kondisi cuaca yang buruk dan medan yang sangat berbahaya membuat proses penyelamatan berlangsung penuh tantangan.
Tim Ekspedisi Tidak Berhasil Diselamatkan
Perusahaan Elite Exped yang didirikan oleh Nims Dai kemudian mengonfirmasi bahwa dirinya meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Selain Nims, dua pemandu gunung berpengalaman, Pur Bahadur Gurung dan Nima Sherpa, juga menjadi korban dalam tragedi tersebut.
Broad Peak Termasuk Gunung Paling Berbahaya
Broad Peak merupakan gunung tertinggi ke-12 di dunia dengan ketinggian lebih dari 8.000 meter.
Gunung ini terkenal memiliki jalur pendakian yang sangat menantang karena dipenuhi lereng es curam, ancaman longsoran salju, runtuhan batu, serta perubahan cuaca yang sangat cepat.
Selain membutuhkan kemampuan teknis tinggi, para pendaki juga harus memiliki kondisi fisik yang prima untuk menghadapi medan ekstrem tersebut.
Warisan Besar bagi Dunia Pendakian
Kepergian Nims Dai meninggalkan warisan yang sangat besar bagi komunitas pendaki dunia.
Selain mencetak berbagai rekor Guinness World Records, ia juga aktif membantu misi penyelamatan di pegunungan dan mendukung perkembangan pendaki muda dari Nepal.
Dokumenter, buku, hingga kisah hidupnya terus menjadi inspirasi bagi generasi baru yang ingin mengenal dunia pendakian secara lebih mendalam.
Wafatnya Nirmal Purja menjadi kehilangan besar bagi dunia pendakian internasional. Sosoknya tidak hanya dikenang karena sederet rekor yang berhasil dipecahkan, tetapi juga karena dedikasi, keberanian, dan kepeduliannya terhadap sesama.
Ucapan belasungkawa dari Pangeran William semakin menegaskan bahwa Nims Dai telah meninggalkan jejak penting dalam sejarah pendakian dunia. Semangatnya akan terus dikenang sebagai inspirasi bagi para petualang dan pecinta alam di berbagai negara.