Pulau Hainan dikenal sebagai gerbang tropis China yang menawarkan kombinasi unik antara sejarah panjang, budaya multietnis, dan keindahan alam. Salah satu daya tarik terbesarnya adalah Pantai Sanya, destinasi wisata populer yang sering dijuluki sebagai “Hawaii-nya Tiongkok”. Namun sebelum menikmati panorama pantai, perjalanan di Hainan akan terasa lebih lengkap jika diawali dari ibu kota provinsi ini, Haikou, yang menyimpan kekayaan sejarah menarik.
Haikou dan Kota Tua Qilou Old Street
Haikou menjadi pintu masuk utama ke Pulau Hainan. Kota ini terkenal dengan kawasan bersejarah bernama Qilou Old Street, sebuah area kota tua yang masih terawat dengan baik hingga kini.
Perpaduan Arsitektur Lintas Budaya
Qilou Old Street menampilkan deretan bangunan dengan gaya arsitektur unik. Pengaruh Eropa, Asia, India, hingga Arab terlihat jelas pada detail fasad bangunannya. Beberapa ahli sejarah menyebutkan bahwa pola arsitektur Yunani dan Baroque mulai diperkenalkan oleh para pedagang asing pada awal abad ke-19.
Saat ini, terdapat sekitar 200 bangunan bersejarah di kawasan tersebut. Beberapa di antaranya dilengkapi penjelasan singkat mengenai sejarah bangunan, sehingga wisatawan dapat memahami peran penting kawasan ini dalam perkembangan Haikou.
Jejak Spiritualitas dan Sejarah Lokal
Tak jauh dari kawasan kota tua, berdiri Tin Hau Temple yang dipercaya telah ada sejak Dinasti Yuan. Keberadaan kuil ini mencerminkan kuatnya nilai spiritual dan budaya maritim masyarakat setempat sejak ratusan tahun lalu.
Perjalanan Darat Menuju Sanya
Dari Haikou, perjalanan dilanjutkan ke Sanya melalui jalur darat. Sepanjang perjalanan, lanskap yang terlihat sangat kontras dengan gambaran kota modern China.
Suasana Pedesaan yang Tertata Rapi
Sawah, ladang, dan petani dengan kerbau menjadi pemandangan yang mengingatkan pada pedesaan Indonesia. Namun yang menarik, semuanya tertata rapi, termasuk saluran air dan tepian sungai. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan di China tidak hanya terpusat di kota besar, tetapi juga menyentuh wilayah pedesaan.
Di tengah perjalanan, terdapat destinasi unik bernama Bali Village. Tempat ini disebut-sebut dibangun karena adanya sejarah perpindahan warga Indonesia ke Hainan pada masa lalu.
Pantai Sanya, Surga Tropis di Selatan China
Sesampainya di Sanya, nuansa tropis langsung terasa kuat. Kota ini dikenal sebagai destinasi liburan musim dingin bagi wisatawan lokal dan mancanegara.
Dadonghai Bay yang Bersih dan Tertata
Salah satu ikon wisata Pantai Sanya adalah Dadonghai Bay. Pantai ini memiliki suasana yang mengingatkan pada Pantai Kuta, namun dengan perbedaan mencolok pada kebersihan dan penataan kawasan.
Meski tidak memiliki ombak besar untuk berselancar, Dadonghai Bay sangat cocok untuk berjalan santai, berenang, atau menikmati kuliner di restoran sekitar pantai yang tertata rapi.
Tianya Haijiao, Taman Ujung Dunia
Destinasi lain yang tak kalah menarik adalah Tianya Haijiao atau Taman Ujung Dunia. Kawasan ini dianggap sebagai salah satu titik paling selatan Pulau Hainan dan China.
Banyak wisatawan datang ke sini untuk menikmati panorama laut lepas sekaligus merasakan sensasi berada di “ujung negeri”, mirip dengan pengalaman wisata di Tanjung Harapan Afrika.
Kehidupan Kota Sanya yang Multikultural
Sanya tidak hanya menawarkan pantai, tetapi juga kehidupan kota yang tertib dan ramah wisatawan.
Transportasi Ramah Lingkungan
Di kota ini, sepeda motor listrik mendominasi jalanan. Sistem lalu lintasnya tertata dengan tiga jalur terpisah: mobil, motor listrik, dan pejalan kaki. Menariknya, motor listrik wajib menyeberang di zebra cross bersama pejalan kaki.
Pengaruh Wisatawan Rusia
Banyak papan informasi di toko dan restoran ditulis dalam dua bahasa, Mandarin dan Rusia. Hal ini tak lepas dari besarnya jumlah wisatawan asal Rusia yang berlibur di Pantai Sanya. Bahkan, pengumuman keselamatan di pantai juga disampaikan dalam kedua bahasa tersebut.
Pulau Hainan menawarkan pengalaman wisata yang lengkap. Mulai dari sejarah panjang di Haikou, perjalanan darat bernuansa pedesaan, hingga pesona Pantai Sanya yang bersih dan tertata modern. Kombinasi budaya, alam, dan tata kota yang rapi menjadikan Sanya sebagai destinasi tropis yang patut diperhitungkan di Asia.